mami rey

welcome to my blog #IIS SUHAEMI#...monggo mampir yoo...

Jumat, 20 April 2012

obat amandel tradisional

Obat tradisional telah banyak digunakan untuk mengatasi radang amandel. Amandel sendiri merupakan penyakit radang tenggorokan yang banyak menyerang anak-anak. Umumnya gejalanya akan disertai demam. Radang amandel sendiri sebenarnya tidak berbahaya, karena merupakan reaksi normal tubuh dalam meningkatkan sistem imun ketika diserang kuman maupun bibit penyakit.
Mengatasi radang amandel, sebenarnya bisa dilakukan dengan mandiri. Ada tiga resep ramuan obat amandel tradisional yang bisa dimanfaatkan :
Resep Obat Tradisional “kunyit jeruk”
Bahan : 1 rimpang kunyit, 1 butir jeruk nipis, 2 sendok madu
Cara membuat : Kunyit diparut, lalu jeruk diperas untuk diambil airnya, kemudian dicampur dengan madu dan 100ml air hangat, diaduk hingga merata dan disaring
Cara mengkonsumsi : diminum secara rutin 2 hari sekali.
Resep Obat Tradisional “pace kunyit”
Bahan : 2 buah mengkudu/pace matang + 20 gram kunyit
Cara membuat : bahan dicuci dan dihaluskan, disaring dan diambil airnya, tambahkan air perasan 1 buah jeruk nipis, dan 1 sendok makan madu, diaduk, lalu diminum.
Cara mengkonsumsi : Lakukan 2-3 kali sehari.
Resep Obat Tradisional “benalu teh – sambiloto kunyit”
Bahan : 30 gram benalu teh + 30 gram temu putih + 10 gram sambiloto kering + 20 gram kunyit
Cara membuat : direbus dengan 800 cc air hingga tersisa 400 cc, disaring, airnya diminum
Cara mengkonsumsi : dua kali sehari, setiap kali minum 200 cc.
Radang amandel menyebabkan amandel membengkak dan merah serta gatal, sakit pada kerongkongan, sakit saat menelan, muntah, demam, sakit kepala, sakit perut, lemas, dan tidak bersemangat. Jika pembengkakan amandel sudah terlalu besar, akan menyatu dan dapat menghalangi jalan pernapasan. Ramuan diatas merupakan obat tradisional amandel untuk anak dan dewasa.
Semoga ramuan obat tradisional amandel diatas dapat membantu meredakan radang amandel yang membandel.

AMANDEL ku kambuh :-(

Penyebab, Gejala dan Pencegahan Amandel (radang)


Beberapa tahun yang lalu operasi banyak digunakan sebagai solusi radang amandel. Tonsilitis adalah peradangan pada amandel disebabkan oleh infeksi virus atau bakteri. Peran amandel adalah sebagai penyaring atau fileter bakteri dan virus yang dapat menyebabkan terjadinya infeksi yang lebih berbahaya. Tindakan operasi sudah jarang dilakukan, kecuali bila peradangan sering sekali terjadi atau bila peradangan tersebut menyebabkan kesulitan untuk bernapas dan menelan.
Gejala radang amandel cukup mudah dikenali, yaitu adanya 5 tanda yaitu : kalor, dolor, rubor, tumor, dan fungsiolaseayang detailnya dapat dilihat disini.
Secara sederhana gejala ini dapat meliputi :
  1. Tenggorokan sakit
  2. Sulit atau sakit saat menelan
  3. Sakit kepala
  4. Demam dan kedinginan
  5. Pembesaran, pembengkakan kelenjar (kelenjar getah bening) disekitar rahang dan leher.
  6. Kehilangan suara
Penyebab radang amandel
Saat bakteri dan virus memasuki tubuh melalui hidung atau mulut anda, amandel berperan sebagai filter—menyelimuti organisme yang berbahaya tersebut dengan sel-sel darah putih. Ini akan menyebabkan infeksi ringan pada amandel anda, yang akan memicu sistem kekebalan tubuh untuk membentuk antibodi terhadap infeksi dimasa yang akan datang. Akan tetapi, kadang-kadang amandel sudah kewalahan menahan infeksi bakteri atau virus. Inilah yang menyebabkan terjadinya tonsilitis.
Ada berbagai macam virus dan bakteri yang dapat menyebabkan terjadinya radang amandel, termasuk virus yang menyebabkan mononucleosis (virus Epstein-Barr) dan bakteri yang menyebabkan terjadinya radang tenggorokan (Streptococcus pyogenes).
Apakah radang amandel dapat menular?
Ya, virus dan bakteri cenderung untuk berkembang pada orang-orang yang berhubungan dekat satu sama lain. Pada anak-anak dapat terjadi seperti di sekolah atau di fasilitas penitipan anak.
r7_tonsillitis2
Pemeriksaan dan diagnosis dokter
Dokter akan memeriksa amandel dan bagian belakang tenggorokan anda untuk melihat adanya tanda-tanda infeksi, seperti adanya warna kemerahan atau nanah. Bila amandel anda kelihatan mengalami infeksi dan anda mengalami tanda-tanda dan gejala lain yang mengarah pada radang tenggorokan, anda akan menjalani uji usap tenggorokan. Dengan tes yang sederhana ini, dokter akan mengusapkan semacam kasa steril pada bagian belakang tenggorokan anda untuk mendapatkan sampel air liur. Tes ini tidak menyakitkan, tapi dapat menyebabkan anda sedikit tercekat.
Sampel yang telah diambil akan diperiksa di dalam lab untuk melihat ada tidaknya bakteri streptokokus. Hasil tes dapat dilihat dalam hitungan menit atau jam, bergantung pada metode pengujian yang digunakan. Bila tes ini menunjukkan hasil yang positif, anda perlu minum antibiotik untuk mengobati infeksi yang anda alami.
Pencegahan radang amandel
Sering cuci tangan adalah cara terbaik untuk mencegah terjadinya berbagai jenis infeksi, termasuk juga tonsilitis. Seringlah cuci tangan anda, dan beri dorongan pada anak-anak anda untuk melakukan hal yang sama.
Bila anda menggunakan sabun dan air:
  1. Basahi tangan anda dengan air hangat yang mengalir dan gunakan sabun cair atau sabun batangan yang bersih.  Gosok hingga berbusa.
  2. Gosok dengan kuat selama setidaknya 15 detik. Ajarkan pada anak-anak anda untuk mencuci tangannya selama mereka menyanyi lagu ABS, “Row, Row, Row Your Boat” atau “Selamat ulang tahun” hingga selesai.
  3. Gosok semua permukaan tangan, termasuk bagian belakang tangan, pergelangan tangan, diantara jari-jari dan dibawah kuku jari anda.
  4. Bilas dengan bersih.
  5. Keringkan tangan dengan menggunakan handuk yang bersih.
  6. Gunakan handuk tersebut untuk mematikan keran air.
Bila sabun dan air tidak tersedia, gunakan pembersih tangan yang berbahan dasar alkohol. Tuang sekitar ½ sendok teh bahan pembersih tersebut ke tangan anda. Gosok-gosok kedua tangan anda, sehingga cairan pembersih tersebut melumuri permukaan tangan anda, hingga cairan tersebut kering.
Pencegahan lain yang menggunakan logika juga dapat digunakan. Pada saat batuk atau bersin gunakan tisu atau lengan anda. Jangan menggunakan gelas minum dan peralatan makan untuk bersama-sama. Hindari berada dekat dengan orang yang sedang sakit. Cari tempat penitipan anak yang mempraktekkan kebijakan soal kebersihan dan meminta agar anak-anak yang sakit tetap berada di rumah.

Selasa, 10 April 2012

Daftar Persiapan menjelang Persalinan (Prenatal Checklist)

Bagi ibu yang tengah menantikan kelahiran sang buah hati, kiranya checklist ini bisa membantu!
Selamat menikmati masa-masa indah sebagai wanita:mengandung-melahirkan dan meyusui buah hati tercinta! Sekiranya ada yang kurang lengkap, kritik maupun saran boleh ditambahkan di kolom komentar.
Cheers to all moms and moms-to-be! Selamat untuk para calon ibu baru!


Pakaian Bayi (Baby Clothes)
baju bayi tangan buntung (min 1 lusin)
baju bayi tangan pendek (min 1 lusin)
baju bayi tangan panjang (min 1 lusin)
singlet (min 1 lusin)
celana pendek (min 2 lusin)
celana panjang buka kaki (min 1 lusin)
celana panjang tutup kaki (min 1 lusin)
popok kain(min 2 lusin)
peniti besar
celana plastik
popok plastik
pampers/diapers
gurita bayi (min 2 lusin)
bedong/pernel (min 2 lusin)
sarung tangan
sarung kaki
kaus kaki
sepatu kain
topi
jala puser
selimut bayi
jaket/sweater

Perlengkapan Tidur
Ranjang bayi/box bayi
kelambu
kasur bayi + bantal + 2 guling
sprei + sarung bantal & guling (min 2 set)
perlak
perlak kecil
gendongan bayi/cukin
bemper ranjang (bumper side)
mainan gantung
kelambu lipat/tudung bayi

Perlengkapan Mandi
handuk bayi
waslap
bak mandi
karet ember/anti slip
kursi mandi
termometer mandi
topi mandi
sabun bayi
shampoo bayi
baby oil
nappy cream (salep ruam popok)
baby wipes/tissue basah
minyak telon
kapas (gulungan/bola)
kasa steril'
alkohol
cotton bud (korek kuping kecil)
sisir
tempat sabun
tempat kapas
sikat lidah
baby cologne baby hair lotion
sedotan ingus
gunting kuku
termometer digital
hanger bulat (jemuran popok)
untuk 1 th keatas:
ring closet
pispot
sikat gigi balita
odol balita
minyak kayu putih

Perlengkapan makan
botol susu 120 ml (min 4)
botol susu 240 ml (min 4)
botol air 60 ml (min 1)
dot rubber/silicon (min 2/ukuran)
sikat botol dan dot
sterilizer
pemanas susu
termos
rak botol susu
jepitan botol
container susu
training cup
feeding set
blender
food maker
bib/slaber
sendok bayi

Optional Extras* sesuaikan dengan budget
baby car seat
toddler car seat
kereta dorong (stroller)
kursi makan/feeding chair
carry cot (keranjang bayi)
baby walker
tas bayi
tas penghangat botol
rattle
teether
(giditan bayi)
baby monitor
mainan stroller
kursi ayun

Mom's items
gurita (min 6)*
korset (min 2)*
stagen (min 1)*
nipple cream*
baju kancing depan-untuk menyusui*
BH menyusui (min 3)*
breast pump (pompa asi)*
breast pad*
nipple shield
sarung (min 3)*
shampoo kering
pembalut khusus nifas*
cream perut

2 minggu sebelum due date siapkan:
Tas melahirkan, isinya:
buku rekam medis
baju pulang RS
kamera
handphone
dompet
Mom's items seperlunya*
baju bayi pulang RS
selimut bayi
topi bayi
sarung tangan & kaki
gendongan bayi

Kamis, 15 Maret 2012

@office :-)




30 minggu persiapan nih..@_@

Persiapan Sebelum Persalinan / Melahirkan
Oleh: mami
Agar andapun selalu siap walaupun perkiraan tanggal persalinan anda meleset
Keyword : persiapan, persalinan, melahirkan
Seperti yang telah ibu tahu, trisemester 2 merupakan waktu mengandung yang sangat menenangkan bagi ibu hamil. Ibu tidak lagi terkena serangan morning sickness. Janinpun masih berukuran kecil sehingga tidak mengganggu aktifitas ibu hamil sehari-hari.
Menginjak trisemester 3, banyak sekali yang harus diwaspadai, mulai dari kaki bengkak, plasenta privia dll. Dokter kandungan mungkin sudah memperkirakan hari kelahiran bayi anda, namun demikian hanya Allah yang tahu pasti kapan bayi anda akan lahir. Sehubungan dengan hal tersebut tidak ada salahnya kalau pada Trisemester 3 ini ibu hamil menyiapkan berbagai keperluan yang diperlukan pada saat persalinan / melahirkan nanti.
Bila anda telah mempunyai pilihan rumah sakit bersalin, tidak ada salahnya untuk bertanya kepada mereka apa - apa yang diperlukan oleh ibu dan bayi ketika persalinan/melahirkan nanti. Bila anda belum menentukan pilihan, berikut adalah daftar barang yang biasanya diperlukan / ditanyakan di rumah sakit.
Pembalut Ibu Melahirkan (lebih dari 10)Berbeda dengan pembalut wanita biasa, pembalut ibu melahirkan di desain khusus sehingga dapat menyerap darah lebih banyak. Ibu membutuhkan pembalut ibu melahirkan minimal 10 buah. Namun demikian sebaiknya anda membawa cadangan berhubunga pembalut khusus ini tidak dijual secara bebas di toko/supermarket.
BH Menyusui (secukupnya)BH menyusui mempunyai bentuk yang disesuaikan untuk keperluan menyusui. Bagian depan BH dapat dilepas sehingga memungkin bayi untuk dapat menyusu walaupun ibu masih mengenakan BH.
Celana Dalam (secukupnya)Usahakan untuk membawa celana dalam dengan ukuran yang sama ketika hamil. Ini dikarenakan badan ibu memerlukan waktu untuk kembali ke ukuran semula seperti saat sebelum hamil.
Gurita/Korset (minimal 3)Untuk mempercepat kembalinya bentuk tubuh ibu, ibu dapat mempergunakan gurita / korset untuk ibu hamil. Bawalah lebih sebagai cadangan bila kotor / terkena darah
Baju Tidur / Daster (minimal 4)Anda akan menginap selama kurang lebih 2 hari bila ibu melahirkan normal dan kurang lebih 5-6 hari untuk persalinan lewat operasi caesar. Adalah lebih bijaksana kalau anda membawa baju tidur untuk 6 hari mengingat kita tidak tahu secara pasti persalinan mana yang akan anda lewati. Baju tidur/daster yang anda siapkan hendaknya mempunyai kancing depan sehingga memudahkan ibu untuk menyusui bayi nantinya
Baju Santai / Casual - 2 buahBaju santai / casual digunakan oleh ibu ketika pulang dari rumah sakit. Siapkan baju hamil anda di trisemester 1 dan baju anda di trisemester 3
Seperti yang kami kemukakan diatas, tidak semua rumah sakit menyiapkan keperluan dasar untuk si kecil. Oleh sebab itu anda perlu menyiapkan beberapa perlengkapan sebagai berikut :
Bedong (minimal 12).Setelah lahir, bayi masih harus menyesuaikan diri dengan suhu di luar rahim. Untuk itu bawalah bedong minimal 12 sebagai cadangan bila si kecil sering buang air kecil.
Baju dan Popok bayi (minimal 12)Perlu diingat bayi anda sering buang air. Anda perlu membawa ekstra popok untuk berjaga-jaga kalau bayi anda buang air di malam dan siang hari
Selimut (minimal 1)Karena ruangan prenatal / ruangan bayi cukup dingin, tidak ada salahnya anda membawa selimut tambahan untuk bayi anda.
Topi Bayi, Kaos Kaki dan Kaos Tangan Bayi (secukupnya)Untuk lebih menghangatkan kepala, kaki dan tangan bayi anda, bawalah topi bayi, kaos tangan dan kaos kaki bayi secukupnya.
Sisi Bayi (1 buah)Sekedar berjaga-jaga, agar rambut bayi anda tampil rapi dihadapan kenalan anda, sediakan sisir bayi untuk merapikan rambut bayi anda
Gendongan Bayi (1 buah)Untuk membawa pulang bayi, sediakan gendongan bayi yang nyaman dan aman bagi bayi dan anda
Keperluan ibu dan bayi pada saat persalinan tersebut hendaknya dipersiapkan di trisemester 3 dan dijadikan satu dalam tas khusus yang mudah dijangkau sehingga sewaktu-waktu tiba saat untuk bersalin / melahirkan. Ibu dan suami dapat berangkat segera ke rumah sakit.

Rabu, 14 Maret 2012

Anak vs Karier

Namanya manusia, gak pernah puas. Yang blom nikah, maunya pengen nikah (piss ah!), yg udah nikah blom punya anak pengennya cepet2 punya anak, yg udah nikah&punya anak pengennya suaminya perfect & bisa mengerti, pengen rumah yg lebih besar, mobil keluaran tahun terbaru, ach…panjaaaang ya, kalo mikirin keinginan kita terus, gak ada habisnya,
DILEMA....disisi lain ingin terus bekerja tapi anakku yg kedua haruskah senasib dengan kakaknya yg di tinggal sama pengasuh,sediiihhhh........kalo kakaknya nangis dijailin anak lain sebagai ibu aq tersentuh apalagi kalo mau berangkat kerja si kakak bilang," ibu jangan kerja ya ama dede aja di rumah"" huaaa,,,banjir deh air mataku...:-(
 
Tapi seiring pertambahan usia (doooh,padahal sy baru 25 lho, lg ranum2nya **dikemplang**) saya mengubah keinginan2 saya itu sebagai motivasi untuk menjadi lebih baik dari hari ke hari. Manusia tanpa keinginan adalah jiwa2 yang mati dalam jasad yang bernapas. Kita ‘wajib’ punya cita2 tinggi, terhadap diri kita, terhadap anak2, terhadap kehidupan perkawinan, atau terhadap karir. Jangan pernah mau stuck, terlena di comfort zone – setidaknya itu motto saya. Karena hidup tanpa perubahan itu membosankan, tidak bermakna buat kita sendiri, dan tidak bernilai buat orang lain.
Cita2 tinggi boleh saja diidentikkan dengan ambisius (saya termasuk orang yang ambisius) tapi bisa khan ‘dibelokkan’ ke arah positif, dijadikan motivasi untuk tetap terus maju, tetap fight ketika kita mengalami rintangan dan cobaan. Kalau gak ambisius berarti gak punya cita2, gak punya planning, akhirnya gampang terombang-ambing. Membiarkan hidup mengalir bagai air bukan berarti gak punya tempat yang dituju. Air aja mengalir dari hulu ke hilir khan, maksudnya pasti ada tempat berhentinya, nah ‘tempat berhentinya’ itulah maksud saya, tujuan/cita2 kita (bukan mati lho,ya, karma semua manusia pasti ke tempat itu, gak usah dijadiin tujuan).
Boleh ya, mulai curcolnya **duduk bersila**
Mungkin kalau yang baca ini belum nikah, atau belum punya anak, saya gak tau bisa berempati atau gak. Kalau buat saya, dititipi anak itu benar2 suatu anugrah yang luar biasa yang mengubah hidup saya, jalan hidup saya mental & spiritual, mungkin. Dan inilah the real life sebenarnya ketika  sudah memasuki kehidupan pernikahan & dikaruniai anak (samasekali gak bermaksud mendiskreditkan yg belum punya anak, bukan berarti gak mengalami the real life, karna pasti cobaannya juga berat) kita gak bisa “cuma” memikirkan diri kita sendiri. Banyak banget permasalahan, sampe ‘berdarah-darah’ untuk tetap bisa bertahan, tapi itulah proses yang membuat kita menjadi ‘siapa’ kita sekarang. Ibaratnya, atlet senam itu, mustahil ada yang gak pernah jatoh berdarah2 kalo dia atlet berprestasi, karna untuk dapat seperti itu ya harus melewati serangkaian latihan dan ujian. Ya kalo gak mau jatoh jangan mimpi menang kejuaraan, kalo maunya terus di comfort zone jangan mimpi anda berhasil mencapai cita2 tinggi anda, kira2 begitu.
Sebelum nikah, ngeliat wanita karir yang cuanteq pake rok setengah mini+blazer plus percaya diri tinggi, kayaknya gemanaa getuh, sexy banget (kalo saya jadi pria) maka mulailah saya ‘merintis’ cita2 saya itu, dengan segala daya upaya dikerahkan. Udah mulai kesampean tuh cita2, walo baru setengah tapi “bayangan” nya dah mulai keliatan jelas, eh kepingin nikah (lha,wong dah dapet yg cocok pisangnya –ups!- orangnya,maksud saiah). Trus emang gak mau nunda punya anak, alhamdulillah cepet dikasih,gak pake berobat ini itu. Tapi, ternyata susah ya, menjalani karir vs tetap mempertahankan rumahtangga supaya balance…, gak berhasil saiah ! **salut ama yang berhasil keduanya**
Sisi keibuan saya lebih mendominasi ketimbang ambisi mewujudkan cita2 saya jadi career woman yang sukses. Pilihan saya lebih berat ke anak, dibanding ke tawaran upeti yang lumayan & kehidupan ‘dunia kantor’ yang (juga) saya cintai.  sebelum memutuskan, saya pikir2 dulu, krn saya bakalan gak ketemu temen2 kerja yang selalu ngangenin sampai kemungkinan saya harus ngerubah ‘total’ gaya hidup saya, krn dulu gak pernah bergantung secara materi kepada siapapun, termasuk suami saya..
Cukup/tidak, besar/kecil, itu memang relative pada setiap orang, buat saya yang penting semua kebutuhan dasar bisa dipenuhi suami, dan anak2 mendapatkan pendidikan terbaik, gak asal sekolah karna gak punya dana utk memilih sekolah yg bagus. Pendidikan harus yang terbaik. Gapapa ortunya hidup sederhana, asalkan anak2 jangan ‘dipaksa’ bercita2 sederhana.
Tapi tetep aja, ya itu tadi, namanya manusia gak pernah puas ya, udah ada suami (yg alhamdulillah Cuma semacem), dititipi anak (alhamdulillah gak ada kekurangan yg berarti, walau ‘ringkih’ penyakitan sich), ya masih juga punya ‘keinginan’  atau cita2 terpendam yang menggelora lagi,

Masa-masa jadi wanita karier..^_____^